morning walk

photo_2017-10-22_08-29-45

jalan kaki — di musim gugur — itu bagus kalau sambil menggandeng tanganmu. dengan boots dan syal terbuat dari kulit binatang salju; mungkin rusa atau beruang.

beruang.
hey! aku jadi ingat Honey Pie!

lalu kita berhenti di salah satu kedai kopi di pinggir jalan, memesan kopi pahit dengan Schlagobers dan roti berisi selai buah Marillen.

aku menarik syal cokelatmu. “setelah ini kita ke danau, ya!” tetapi kau tidak mau. kau bilang, beruang mungkin saja datang dari arah hutan dan bisa menyerangmu kapan saja. “kau hanya mengarang cerita.” aku menghela napas, kau tertawa kecil.

kau mengajak ke perpustakaan kota, sementara aku bersikeras pergi ke danau.

 

21.10.2017

Advertisements

ADIOS

WhatsApp Image 2017-09-30 at 16.02.20

“auf Wiederschauen!”

October finds me too soon

times I can’t hide from

Ein warmer Sommer

Musim panas yang terik. Tak ada secoreng mendung pun di langit dan udara yang berhembus terasa kering sekali. Debu tipis bertebaran dan menempel pada daun-daun jendela dan rak buku kayu di beranda.

Kau masih di sampingku, menatap layar laptopmu dan sesekali menggumam sendiri. Kau sedang mendesain cover untuk sebuah buku.

Cangkir kopimu hampir kosong, sementara biskuit dalam toples kaca itu masih utuh. “Kau baik-baik saja?” Aku memecah hening. Mungkin sebaiknya kuputar lagu-lagu country agar siang tidak terasa sepanas ini. Terkadang lagu country bisa membuat nyaman dan lebih rileks.

“Ya. Aku hanya sedang bingung menentukan jenis font untuk judulnya.”

Aku mengalihkan mataku dari novel yang kubaca dan menatap layar laptopnya. “Aku hanya tahu Times New Roman dan Comic Sans.”

Kau tertawa kecil. “Bagaimana petualangan Tru dan Nelle? Apakah mereka telah berhasil mengungkap misteri Geng Ular dan pencurian bros kameo?”

Aku membolak-balik novel di tanganku. “Belum. Mereka masih terjebak di perkumpulan rahasia Indian Joe.”

“Apakah dia pelakunya?”

“Aku tidak yakin.”

Aku bangkit dan berjalan ke dapur. Aku ingin membuat limun dingin dan barangkali nanti kita bisa mendengarkan radio ketika kau selesai dengan pekerjaanmu. Atau mungkin kita akan membaca koran dan mengisi teka-teki silang. Atau bersama-sama menerjemahkan Petualangan Huckleberry Finn karya Mark Twain.

 

21 September 2017

Hujankah yang Menjebakmu di dalam Kamar?

Alra Ramadhan

sebotol air menggantung di kabel setrum, bergoyang ceria
jendelamu sedikit membuka

lapar dan mulas
adalah perpaduan yang tidak terlalu pas
untuk jam-jam yang seharusnya bisa lebih bergegas

persoalannya bukan cinta—semoga
kau tak keliru—namun gerumbul mendung di langit sana
yang selalu kau bayangkan tengah berduka

dan buah keterlambatan, sesuatu
yang kerap menjadikan cemas dan gelisah itu
belum tentu

mau menerjemahkan gerimis-gerimis
agar kau membaca pelannya, lebih sabar dari gigil teralis

(Malang, 28 April 2016)

View original post

Run!

Hiraa Chaudhry

“In my dreams; I run, I run far away… From all those thoughts, that leave me astray..

From all those I love, for whom I cry and pray…

In my dreams; I stop, I stop and reflect back… At all the broken pieces piercing through a sack..

At all the fallen leaves that wince and crack…

In my dreams; I run, I run to a mountain.. Nevertheless in vain..

There’s no running away, for it resides inside me,,

I tear apart my chest, and find a spark and pain…”


View original post